Merasa gaya hijab yang dipakai kurang pas, padahal sudah mengikuti tutorial yang lagi tren? Bisa jadi masalahnya bukan di tekniknya, tapi karena kamu belum tau cara memilih hijab sesuai bentuk wajah yang benar-benar cocok denganmu.
Setiap bentuk wajah punya karakteristik berbeda, sehingga gaya hijab yang terlihat bagus di satu orang belum tentu memberi hasil sama di wajah yang lain. Dengan mengenali bentuk wajah sendiri, memilih model hijab jadi jauh lebih mudah dan hasilnya pun lebih proporsional.
Kenali Dulu Bentuk Wajahmu
Sebelum memilih model hijab, penting untuk mengenali bentuk wajah sendiri terlebih dahulu agar sesuai dengan bentuk wajah. Secara umum, bentuk wajah terbagi jadi beberapa kategori, yaitu oval, bulat, persegi, hati, dan panjang.
- Kenali Dulu Bentuk Wajahmu
- Cara Memilih Model Hijab Sesuai Bentuk Wajah
- 1. Model Hijab untuk Wajah Bulat
- 2. Model Hijab untuk Wajah Oval
- 3. Model Hijab untuk Wajah Persegi
- 4. Model Hijab untuk Wajah Hati
- 5. Model Hijab untuk Wajah Panjang
- Perhatikan Bahan Hijab yang Dipilih
- Kesalahan Umum Saat Memilih Gaya Hijab
- Lengkapi dengan Aksesori yang Mendukung
Cara paling mudah mengenalinya adalah dengan mengikat rambut ke belakang, lalu perhatikan bagian yang paling lebar di wajah, apakah di dahi, pipi, atau rahang. Perbandingan panjang dan lebar wajah juga membantu menentukan kategori yang paling sesuai.
Cara Memilih Model Hijab Sesuai Bentuk Wajah
Ini dia beberapa cara memilih model hijab atau jilbab sesuai bentuk wajah agar proporsional:

Setelah tahu bentuk wajahmu, berikut beberapa panduan gaya hijab yang bisa disesuaikan:
1. Model Hijab untuk Wajah Bulat
Untuk bentuk wajah bulat, pilih model hijab yang memberi kesan memanjang, misalnya dengan menambah volume di bagian atas kepala atau membiarkan sedikit poni menutupi dahi. Hindari model hijab yang terlalu pas dan bulat mengikuti kontur wajah, karena bisa membuat wajah terlihat makin membulat.
2. Model Hijab untuk Wajah Oval
Bentuk wajah oval terbilang paling fleksibel karena hampir semua model hijab cocok dipakai. Kamu bisa bereksperimen lebih bebas, mulai dari hijab syar’i, pashmina simple, sampai gaya turban tanpa perlu khawatir salah pilih model.
3. Model Hijab untuk Wajah Persegi
Wajah dengan bentuk wajah persegi atau rahang tegas lebih cocok dengan model hijab yang melembutkan garis wajah, misalnya dengan menambahkan lapisan lembut di sekitar dagu atau memilih model yang sedikit longgar di bagian bawah. Hindari menggunakan hijab yang terlalu ketat menempel di area rahang.
4. Model Hijab untuk Wajah Hati
Untuk wajah berbentuk hati dengan dahi lebih lebar dan dagu lebih runcing, pilih model hijab yang memberi sedikit volume di area dagu supaya proporsi wajah terlihat lebih seimbang. Gaya hijab dengan lipatan di bagian bawah bisa jadi pilihan yang pas.
5. Model Hijab untuk Wajah Panjang
Kalau bentuk wajahmu cenderung panjang, pilih model hijab yang menambah lebar di area pipi, misalnya dengan model yang sedikit mengembang di kedua sisi. Hindari gaya hijab yang terlalu lurus dan minim volume, karena bisa membuat wajah terlihat makin memanjang.
Perhatikan Bahan Hijab yang Dipilih

Selain model, bahan hijab juga memengaruhi bagaimana tampilan akhirnya di wajah. Bahan yang jatuh dan lembut seperti voal atau kaos cocok untuk gaya hijab natural sehari-hari, karena mudah dibentuk tanpa terlihat kaku.
Sementara itu, bahan yang lebih tebal seperti ceruti atau saten sering dipilih untuk acara formal karena memberi kesan lebih rapi dan mewah. Menyesuaikan bahan dengan bentuk wajah dan acara yang dihadiri membantu tampilan hijab terlihat lebih maksimal secara keseluruhan.
Kesalahan Umum Saat Memilih Gaya Hijab

Beberapa kebiasaan berikut sering bikin model hijab kurang sesuai dengan bentuk wajah:
- Mengikuti tren tutorial hijab tanpa menyesuaikan dengan bentuk wajah sendiri
- Memilih model hijab terlalu ketat di area wajah, sehingga menonjolkan bagian yang seharusnya disamarkan
- Mengabaikan proporsi antara ukuran hijab dan ukuran wajah, misalnya memakai hijab terlalu besar untuk wajah yang kecil
- Jarang bereksperimen dengan gaya berbeda, padahal setiap acara sebenarnya bisa disesuaikan dengan model hijab yang berbeda pula
Lengkapi dengan Aksesori yang Mendukung

Selain model dan bahan, aksesori hijab juga berperan membentuk tampilan akhir sesuai bentuk wajah.
Ciput atau inner hijab yang pas ukurannya membantu menjaga rambut tetap rapi, sekaligus jadi dasar yang membuat hijab lebih mudah dibentuk sesuai kebutuhan.
Pemilihan bros atau pin hijab juga sebaiknya disesuaikan dengan area yang ingin ditonjolkan atau disamarkan.
Untuk wajah bulat misalnya, menempatkan pin agak ke atas bisa membantu memberi kesan wajah sedikit lebih memanjang, sementara untuk wajah panjang, pin bisa diletakkan lebih ke samping untuk menambah kesan lebar.
Jangan lupakan juga peran warna hijab dalam mendukung keseluruhan tampilan. Warna yang senada dengan warna kulit biasanya memberi kesan lebih menyatu dan natural, sementara warna kontras bisa dipakai untuk momen tertentu saat ingin tampil lebih mencolok.
Menemukan cara memilih model hijab sesuai bentuk wajah yang tepat sebenarnya enggak sesulit yang dibayangkan, asal kamu sudah mengenali karakteristik wajah sendiri terlebih dahulu.
Dengan memahami bentuk wajah dan menyesuaikan model serta bahan hijab yang dipakai, tampilan sehari-hari bisa terlihat jauh lebih proporsional dan percaya diri.


